Kemah Bakti SMP Al Islam 1 Surakarta

Mandiri dan Berkarakter, Ratusan Siswa SMP Al-Islam 1 Surakarta Ikuti Kemah Bakti di Watu Gambir Ngargoyoso — Dalam rangka membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia, Gugus Depan SMP Al-Islam 1 Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Bakti Pramuka Penggalang di Bumi Perkemahan Watu Gambir, Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII beserta jajaran pembina Pramuka dan bapak/ibu guru pendamping.
Dengan mengusung tema “Membentuk Penggalang yang Disiplin, Kreatif, dan Berjiwa Qur’ani”, kegiatan ini dirancang untuk menyelaraskan nilai-nilai dasadarma Pramuka dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas SMP Al-Islam 1 Surakarta.Kepala SMP Al-Islam 1 Surakarta, Eko Supriyadi, M.Pd., dalam upacara pembukaan menyampaikan bahwa alam yang sejuk dan menantang merupakan media yang sangat tepat untuk melatih mental para siswa.
“Melalui perkembahan di alam terbuka ini, kami ingin anak-anak tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental, mampu bekerja sama dalam tim, serta tetap menjaga ibadah di tengah keterbatasan fasilitas alam,” ujarnya.
Selama berkemah, para peserta mengikuti serangkaian kegiatan yang padat namun edukatif, antara lain:
Penyuluhan & Dinamika Kelompok: Melatih kekompakan dan kepemimpinan antar anggota regu. Lomba Teknik Kepramukaan (Tekpram): Menguji kemampuan mendirikan tenda, membuat pionering (tali-temali), serta sandi-sandi Pramuka. Jelajah Alam (Wide Game): Menyusuri pos-pos di sekitar hutan wisata Sekipan untuk menguji ketahanan fisik dan pemecahan masalah.Malam Akrab & Api Unggun: Menampilkan kreativitas seni (pensi) dari masing-masing regu sebagai sarana hiburan dan perekat kebersamaan.Kegiatan Keagamaan: Salat berjamaah di alam terbuka, kultum, dan tadarus Al-Qur’an secara rutin yang menjadi fondasi utama setiap kegiatan sekolah.
Kondisi cuaca Watu Gambir yang dingin justru menambah semangat para peserta untuk menyelesaikan setiap tantangan. Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan sekaligus pengumuman regu tergiat dan pembagian hadiah. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa pulang membawa pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di sekolah.
